Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Hanya ada 2 di Indonesia? Inilah Wujud Ducati Panigale V4S



AGG- Nama Ducati di dunia otomotif sudah sangat terkenal, AGG sangat yakin juga semua orang diseluruh dunia ini pasti sudah tahu akan nama Ducati.

Ducati sering sekali meluncurkan produk otomotif khususnya moge yang sangat berkelas. Nah salah satu moge berkelas yang dikeluarkannya adalah Panigale V4.

Panigale V4 ini pertama kali diperkenalkan oleh Ducati di ajang EICMA, di Italia pada tahun 2017 lalu.


Di Indonesia, nama Ducati mungkin masih menjadi produsen baru melalui PT Cakra Motor Sport. Pergerakan PT ini terbilang cukup agresif, sebagai langkah awal, mereka langsung meluncurkan moge Panigale V4 yang akan dijual dalam edisi terbatas.


Ducati Panigale V4 yang dibawa oleh PT Cakra Motor Sport merupakan buatan dari Thailand. Moge ini memiliki mesin 1.103cc, dengan konfigurasi V, dan mampu mencapai tenaga maksimal 211dk di 13.000rpm dan torsi 124 Nm di 10.000rpm. Moge ini sendiri punya bobot seberat 195kg.

Dari segi fitur, Panigale V4S dilengkapi dengan sokbreker depan Öhlins NIX-30, dan Öhlins TTX36 dibelakang yang sudah termasuk dengan steering damper Öhlins dengan kontrol semi-aktif elektronik.

Suspensi elektronik ini menawarkan pilihan mode manual, yang bisa diseting kompresi dan reboundnya. Ketika mode dinamis dipiih maka secara otomatis moge akan menyesuaikan kompresi dan rebound redaman sebagai respons terhadap input pengendara dan permukaan jalan atau lintasan.


Chief Operating Officer PT CMS (Cakra Motor Sport) yaitu Faby Tsui mengatakan bahwa Panigale V4S yang dibawa merupakan special order dan edisi terbatas namun tidak menutup kemungkinan masih akan hadir lagi Panigale yang lain.

Karena merupakan edisi terbatas maka yang hadir di Indonesia kali ini hanya 2 unit Panigale saja yaitu satu Panigale V4 dan satunya lagi Panigale VS, moge ini dihargai sekitar Rp. 1,2 miliar OTR Jakarta.

Salah satu unit dari moge tersebut sudah resmi menjadi milik seorang biker asal Bandung,Jawa Barat yang bernama Sandy Indra Ariska. Sandy membanderol moge ini dengan harga sebesar Rp. 1,2 miliar dan dibeli secara kredit, menurutnya dia menyukai PanigaleV4S karena selain tampilannya yang sporty, bobot dari moge ini juga cukup ringan.


Pria yang berprofesi sebagai pengusaha ini bangga menjadi pemilik pertama Panigale V4S di Indonesia, karena dia berpendapat bahwa banyak sekali sultan-sultan di Indonesia yang juga ikut mengincar Panigale V4S ini.

Kabar terbaru menyebutkan juga bahwa satu unit yang tersisa yaitu Panigale V4 juga sudah memiliki pemilik yaitu biker asal Jakarta bernama Benny Meitra. Kedua orang ini bisa mendapatkan unit Panigale terlebih dahulu karena sudah memesannya cukup lama.


Bagaimana pendapat Anda terhadap moge Panigale V4S ini ? terlihat gagah bukan? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Kolaborasi Toyota & JBL Lahirkan CH-R Neon Lime Limited Edition



AGG- Toyota sebagai raksasa otomotif asal Jepang sering kali membuat kewalahan perusahaan saingan lainnya, berbagai macam inovasi yang mereka keluarkan sering kali membuat perusahaan otomotif lainnya bekerja lebih keras lagi.

Inovasi yang biasanya dikeluarkan oleh Toyota bukan hanya dengan bekerjasama dengan perusahaan otomotif lainnya bisa juga dengan perusahaan dari industri yang berbeda.

Salah satu contohnya adalah Toyota pernah bekerjasama dengan Adidas untuk mengubah tampilan dari salah satu produk teranyar mereka yaitu Toyota CH-R, dari kerjasama tersebut tampak bahwa tampilan dari Toyota CH-R berubah menjadi lebih sporty dan keren.


Melihat kesuksesan dari kerjasama itu, kali ini Toyota kembali lagi menjalin kerjasama dengan perusahan dari industri yang berbeda. Industri yang kali ini diajak untuk bekerjasama merupakan perusahaan yang boleh dibilang cukup berhubungan dengan industri otomotif.

Perusahaan tersebut berasal dari industri teknologi khusus Audio yaitu JBL, nah tentu saja Anda semua sudah mengenal sekali dengan nama dari JBL ini. Kerjasama ini juga melahirkan perubahan pada tampilan bodi Toyota CH-R.

Dari kerjasama ini lahirlah Toyota CH-R dengan warna bodi Neon Lime yang sangat nyentrik dan dikabarkan hanya akan tersedia sebanyak 2.000 unit saja.


Subcompact SUV ini juga akan dilengkapi dengan sistem suara yang dibuat khusus oleh JBL dan disediakan dalam paket khusus yaitu 360⁰ JBL Music Experience yang berisikan satu set speaker dan headphone JBL dan juga tambahan berlangganan enam bulan ke layanan streaming musik Deezer.


Toyota CH-R Neon Lime yang berlabel Limited Edition ini akan mengalami perubahan bukan hanya pada bagian eksterior yang berubah namun juga pada interiornya, contohnya kursi depannya yang dibuat bergaya sport dan dibungkus dengan kulit berwarna hitam dan Alcantara.


Warna Neon Lime pada Toyota CH-R ini akan sangat kontras dengan atapnya yang berwarna hitam, juga mobil ini dilengkapi dengan velg alloy dengan ukuran 18 inci berwarna hitam (Black Matte). Headlight yang disematkan merupakan LED yang otomatis memberikan penerangan maksimal dan pada bagian stop lamp mobil ini dibuat dalam bentuk boomerang seperti versi originalnya.

Karena berlabel Limited Edition maka tentu saja Toyota Harus memaksimalkan setiap hal yang disematkan pada mobil ini, salah satunya dengan pemberian mesin Hybird sebagai jantung pacunya. Mesin bensin berkapasitas 1.8L tersebut dikombinasikan dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimal hingga 120hp.


Rencananya Toyota CH-R Neon Lime ini akan diperkenalkan di French Alps, yaitu sebagai bagian dari acara Snow Party dari JBL. Produk ini akan mulai dijual khusus di Eropa pada bulan April ini. namun sayangnya baik pihak Toyota maupun JBL belum ada yang memberikan keterangan terkait hal ini bahkan untuk harga dari Toyota CH-R Neon Lime ini.

Apakah Anda tertarik untuk memesan mobil Limited Edition ini ? AGG cukup yakin dengan Audio yang disediakan oleh JBL sendiri akan membuat pengemudi betah untuk berlama-lama didalam Toyota CH-R Neon Lime ini. Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Begini Tampang Wujud "Alphardnya" Lexus



AGG- Salah satu pabrik motor yang berada dibawah naungan dari Toyota, yaitu Lexus dikabarkan sedang mempersiapkan MPV mewah dengan mengambil basis dari Toyota Alphard Vellfire.

Kabar tersebut bermula dari unggahan dari Lexus di media sosial Tiongkok dengan judul tulisan "The Luxury of Space", unggahan ini berarti bahwa MPV mewah ini akan memiliki ruang kabin yang cukup lapang.

Salah satu hal yang memperkuat kabar ini adalah jika dilihat dari luasnya pasar, produk baru ini hanya akan dibagikan ke Lexus Tiongkok dan Taiwan. Melihat segmen pasar di Asia yang lebih dikenal dengan kesukaan terhadap MPV ketimbang pasar lain di dunia.


Dilansir dari situs Lexus Enthusiast, sebelumnya pihak Lexus sudah melapor kode nama baru yaitu LM350 dan LM300h di Amerika Serikat, kode nama tersebut tentu saja membuat penasaran banyak pihak, karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda kode nama tersebut akan dipakai dimobil yang mana.

Para pecinta otomotif dunia pun mulai berspekulasi dengan berasumsi bahwa huruf M pada kode nama LM itu berarti Multipurpose, kemudian huruf L berarti Luxury dan 300h berarti memakai kapasitas jantung mekanis v6 atau empat silinder hybird berdaya sekitar 300Tk.

Melihat spekulasi yang bermunculan itu seorang desainer digital bernama Nikita Chuiko mencoba untuk menebak wujud dari MPV mewah Lexus tersebut.


Kemudian ia membuat sebuah render yang tampak Toyota Alphard yang dibekali dengan grill lebar khas Lexus dan LED headlight serta LED DRL meruncing yang diambil dari gambar yang dikeluarkan sebelumnya.

Sebenarnya pihak Lexus sendiri masih belum menanggapi kabar ini, dan mungkin saja basis yang digunakan untuk MPV mewah ini tidak menggunakan basis Toyota Alphard hanya saja sebelumnya Presiden dari Lexus Manila yaitu Raymond Rodriguez sempat menyatakan bahwa mereka tengah mengembangkan Toyota Alphard versi Lexus.

Kabar terbaru bahkan menyebutkan bahwa mobil MPV mewah ini akan melakoni debutnya dalama gelaran Shanghai Motor Show 2019 pada tanggal 16 April mendatang.

Apakah Anda juga tertarik akan penampakan dari mobil MPV mewah ini? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.

Setir Mobil TouchScreen dari Hyundai, Canggih!



AGG- Perkembangan teknologi di dunia tentu saja mempengaruhi banyak sekali industri termasuk industri otomotif. nah teknologi yang biasanya digunakan di dunia otomotif bermacam-macam dan banyak juga yang digunakan sebagai sarana penunjang maupun hiburan di kendaraan otomotif tersebut.

Salah satunya adalah teknologi layar sentuh, teknologi yang satu ini tidak hanya digunakan pada smartphone masa kini, namun memang sudah lumrah terpasang di mobil sebagai sarana media hiburan hingga pusat instrumen informasi dan konfigurasi kendaraan.

Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu raksasa otomotif asal Korea Selatan yaitu Hyundai, dimana mereka berencana untuk meningkatkan fungsi layar sentuh ke tahap yang lebih jauh.



Dengan sebutan kokpit mobil masa depan, Hyundai berencana membuat rancangan i30 dengan dua layar sentuh kecil di roda kemudi, kedua layar sentuh tersebut akan berada tepat di ibu jari pengemudi saat memegang setir mobil.

Layar sentuh ini akan menggantikan tombol-tombol yang biasa disematkan untuk pengaturan audio. Hyundai menyebutkan bahwa keunikan dari setir TouchScreen ini adalah layar sentuhnya bisa diubah sesuai keinginan dan fungsinya, jadi pengemudi dapat mengatur berbagai hal melalui layar sentuh tersebut, contohnya sistem audio, panel instrumen hingga penunjuk kecepatan.

" Kami memilih i30 untuk menunjukkan bahwa inovasi tidak terbatas pada kendaraan dengan segmen lebih tinggi. Hyundai bermaksud untuk membuktikan bahwa inovasi harus dapat dicapai untuk basis pelanggan yang luas." kata Regina Kaiser selaku Insinyur Senior Human Machine Interface di Hyundai Motor Europe Technical Center.

" Kami akan terus berkerja pada teknologi baru yang akan membuat mobil kami sangat nyaman untuk digunakan." lanjutnya lagi.

Sekedar informasi tambahan, bahwa ini adalah kali keempat Hyundai memperkenalkan kokpit masa depannya, sebelumnya mereka telah menunjukkan versi pertama pada tahun 2015 lalu dan sejak saat itu terus melakukan pengembangan hingga saat ini.

Tentu saja mendengar berita ini tidak sedikit dari pecinta otomotif dunia yang sangat senang dan siap untuk menantikan produk terbaru dari Hyundai yang menggunakan teknologi tersebut mengingat bahwa setir mobil yang menggunakan teknologi TouchScreen adalah hal yang sangat baru dalam industri otomotif ini.

Perlu diingat juga bahwa apa yang dilakukan oleh Hyundai ini hanya sebatas konsep dan tidak semua hal yang berhubungan dengan konsep akan diwujudkan dalam produksi massal, bahkan pihak Hyundai sendiri menegaskan bahwa mereka tidak akan memasukkan teknologi tersebut ke dalam lini produksi dalam waktu dekat.

Berikut adalah video tentang setir TouchScreen tersebut :



Apakah Anda tertarik untuk mencoba teknologi terbaru dari Hyundai ini nantinya? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Inilah Wujud Batpod asal Jombang yang Keren



AGG- Para penggemar film super hero pasti kenal dengan salah satu super hero dari DC yang sangat kaya raya yaitu Batman. Nah, jika membahas tentang Batman maka pasti salah satu hal yang paling menarik perhatian penggemarnya adalah kendaraan yang digunakan olehnya.

Salah satu kendaraan yang paling banyak menyita perhatian adalah Batpod atau motor tempur yang dikendarai Batman dalam film The Dark Knight.

Sudah bukan rahasia lagi jika para penggemar Batman tentu ingin memiliki Batpod milik Batman, hal tersebut lah yang tampaknya ingin diwujudkan oleh seorang pria asal Jombang.


Pria tersebut bernama Mohamad John Aris Joenaidi, atau biasa dipanggil dengan nama Aris berumur 33 tahun dan merupakan warga Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Jombang.

Aris diketahui sudah memodifikasi motor Yamaha Mio tahun 2008 nya menjadi sebuah motor yang disebut mirip dengan Batpot. Bentuk motor yang diberi nama biru itu mirip dengan Batpot milik Batman, hanya saja tidak ada senapan mesin di bagian depannya, selain itu ban yang digunakan juga tak sebesar Batpod aslinya.


Menurut Aris, ia sebenarnya mendapatkan inspirasi dari game cosplay dan awalnya dia menamakan motor modifikasinya ini dengan nama Matic Cyber, namun banyak sekali orang yang menyebutnya mirip dengan Batpod.

Yamaha Mio 2008 itu dimodfikasi total oleh Aris bersama dengan3 temannya, dia pun mengaku membutuhkan setidaknya 2 bulan untuk merombak total motornya ini.


Hanya ada 3 bagian yang dipertahankan oleh Aris yakni bagian ban, shock depan dan mesin, Sedangkan untuk kerangka motor Aris memodifikasinya menjadi lebih panjang.

Aris pun mengakui bahwa dirinya sempat dimarahi oleh istrinya saat memutuskan akan memodifikasi motor matiknya, alasannya karena istrinya khawatir tak bisa menunggangi motor tersebut nantinya. Aris pun ternyata membuat motor mirip Batpod miliknya mudah untuk dikendarai.


Jika biasanya Batman harus berposisi hampir telungkup untuk mengendara Batpotnya maka tidak dengan milik Aris, Aris sengaja membuat posisi stang motor tidak jauh dari dudukan sehingga pengendara tidak perlu terlalu telungkup untuk mengendarainya.

Biaya yang dikeluarkan Aris untuk memodifikasi motornya sejauh ini memakan biaya Rp. 2,5-3juta, namun dirinya masih mengakui bahwa ada beberapa komponen penting yang masih belum dirinya lengkapi pada motor modifikasinya itu.

Apakah Anda tertarik untuk memodifikasi motor Anda juga ? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.

Fitur Baru dari Tesla Motors, Mobil Otomatis Berhenti Saat di Lampu Merah



AGG- Perkembangan teknologi dari hari ke hari semakin ramai, Hal ini dilakukan untuk memenuhi satu tujuan yaitu mempermudah pekerjaan manusia. Sehingga tak jarang dan sudah menjadi hal yang wajar dimana setiap harinya ada saja teknologi baru yang dikenalkan kepada masyarakat banyak.

Hal tersebut juga tampaknya menjadi fokus utama dari perusahaan otomotif asal Amerika, yaitu Tesla Motors, perusahaan otomotif yang memiliki CEO sang IronMan di dunia nyata yaitu Elon Musk itu seolah tidak pernah bosan untuk melahirkan inovasi terbaru.

Setelah melahirkan berbagai inovasi baru di dunia otomotif, kali ini mereka kembali memamerkan inovasi terbaru lagi yaitu sebuah sistem yang dimana memungkinkan mobil Tesla akan berhenti secara otomatis ketika sedang berada pada lampu merah.


Awalnya ide ini tercipta dari rasa cemas dari Tesla Motors terhadap angka kecelakaan tinggi yang kebanyakan disebabkan oleh pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, dan akhirnya mereka berhasil menciptakan sebuah sistem baru tersebut dan diberi nama Autonomous Driving System.

Penerapan sistem Autonomous Driving System ini akan dimulai sejak Minggu 31 Maret 2019, yang dimana nantinya pemilik mobil Tesla tidak akan bisa lagi menerobos lampu lintas.


Hal ini disebabkan karena kendaraan Tesla akan mengenali warna lampu, ketika lampu rambu lalu-lintas sedang berwarna merah maka mobil akan berhenti secara otomatis, tepat beberapa senti dibelakang mobil lain yang terdekat.

Perlu diketahui bahwa fitur canggih ini dihasilkan berkat kerjasama antara Tesla Motors dan pengembang teknologi Verygreen, dan tampaknya Tesla telah mencobanya berkali-kali.


Hadirnya sistem ini tentu saja disambut dengan baik oleh para pecinta otomotif dunia, dan agaknya menjadi salah satu fitur penting jika diaplikasikan di negara-negara dengan lalu lintas yang sibuk.

Sejauh ini, fitur tersebut belum tersemat di seluruh produk buatan Tesla, namun sudah beredar banyak sekali video cara kerja dari teknologi tersebut, sepertinya tidak akan membutuhkan waktu lama untuk memasarkan teknologi tersebut secara massal.

Berikut adalah salah satu videonya :



Nah, bagaimana tanggapan Anda terhadap adanya teknologi ini ? Yuk bagikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Mengenal Ducati Diavel 1260, Pemenang Motor dengan Desain Terbaik Red Dot



AGG- 8 tahun yang lalu, tepatnya di ajang gelaran EICMA 2010 di Milan, Italia lahir sebuah motor sport cruiser yang sangat fenomenal. Moge yang dibuat oleh Ducati tersebut bernama Ducati Diavel.

Ducati Diavel 1260 kembali lagi mendapatkan pembaharuan desainnya di pamerkan sekali lagi di ajang yang sama yaitu EICMA 2018.

Dan kini siapa sangka di usianya kini yang hampir 1 dekade motor ini telah mendapatkan 3 jenis penghargaan desain terbaik. Penghargaan desain pertama untuk motor ini didapatkan di tahun 2013 dimana saat itu Ducati Diavel berjenis Panigale lah yang memenangkannya.Penghargaan kedua didapatkan 3 tahun kemudian yaitu 2016 untuk motor XDiavel S.


Penghargaan ketiga ini didapatkan dari Red Dot Design Awards yang merupakan penghargaan yang sudah sangat terkenal karena penghargaan ini pertama kali diadakan pada tahun 1955, dan tahun ini sebanyak 21 juri menikai lebih dari 5.500 produk dari 31 kategori. Kriteria uang dinilai adalah segmen, fungsionalitas, dan daya tarik emosional di luar fungsi dasar.

Perlu diketahui bahwa moge ini sudah menjadi andalan utama dari Ducati selain Ducati SuperBike dan Ducati Monster.


Motor baru ini mempunyai desain yang sangat besar, kekar dan lebih modern serta sporty tanpa kehilangan ciri khasnya sebagai motor cruiser.

Pada sektor dapur pacu juga terjadi perubahan, yakni kini Ducati Diavel 1260 mengusung mesin yang sama dengan milik Ducati XDiavel, 2-silinder L-twin 1.262cc berteknologi Desmodromic Variable Timing (DVT) yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 159 hp dengan torsi maksimum mencapai 129 Nm.

Motor ini memiliki tingkat akselerasi yang cepat dimana untuk mencapai kecepatan 0-97km/jam hanya memerlukan waktu kurang lebih 2,93 detik, untuk top speednya moge ini mampu melaju hingga 206 km/jam.


Selain itu lampu sein pada moge ini terletak pada shroud dibawah tangki. Sasisnya pun diubah guna meningkatkan kenyamanan berkendara. Suspensi yang digunakan adalah suspensi upside down 50mm didepan dan pada bagian belakang menggunakan suspensi monoshock single-sided swing-arm.

Untuk bagian ban moge ini menggunakan ban Pirelli Diablo Rosso III pada bagian depan dan belakang yang masing-masing berukuran 120/70 ZR17 dan 240/45 ZR17.

Berikut adalah beberapa fitur yang dibawanya :

- Lampu LED berteknologi tinggi yang membuat pencahayaan motor ini sangat terang, efisien dan tetap gaya tentunya.

- Electronic Riding Mode, ada 3 pilihan yakni Sport, Touring dan Urban. Masing-masing pilihan memiliki fungsi yang berbeda-beda namun yang pasti ini dibuat guna kenyamanan bagi pengendaranya contohnya mode Sport yang memungkinkan mesin untuk memberikan tenaga 162hp yang penuh dengan akselerasi maksimal, mode Touring yang memungkinkan mesin untuk memberikan 162hp yang penuh, tetapi tidak secara maksimal, sehingga masih bisa dibilang smooth dan nyaman sedangkan mode Urban memungkinkan mesin untuk memberikan tenaga hanya 100hp saja yang cocok untuk digunakan di lalu lintas kota seperti biasanya.

- Hands-free ignition, Sistem pengapian diavel dikendalikan/digerakkan dengan sebuah kunci elektronik, yang bisa berfungsi pada jarak maksimal sekitar 2 meter (6.5 kaki). Kunci elektronik tersebut bisa digunakan untuk menghidupkan dan mematikan mesin, mengunci kemudi, membuka tutup dudukan dan juga tangki bahan bakar.

- DTC yaitu sistem yang sangat cerdas yang bertindak sebagai filter antara tangan pengendara dan ban belakang motor. Hanya dalam waktu milidetik saja, DTC ini mampu mendeteksi dan mengontrol putaran ban belakang, sehingga keselamatan pengendara terjamin.


Itulah sekilas mengenai Ducati Diavel 1260 terbaru yang baru saja memenangkan penghargaan motor desain terbaik dari Red Dot. Apakah Anda tertarik untuk mencoba motor ini ? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.

Motor Listrik Dewa dari Curtiss Motorcycle



 AGG- Kemajuan teknologi memang tidak dapat dipungkiri lagi, berbagai produsen otomotif saat ini mulai berlomba untuk membuat kendaraan listrik untuk digunakan di masa depan. Mengingat saat ini pemanasan global sudah terlalu over.

Hal inilah yang juga diterapkan oleh produsen otomotif asal Amerika Serikat, Curtiss Motorcycles. Produsen otomotif yang satu ini memperkenalkan varian motor listrik buatannya dengan desain yang sangat futuristik.

Menariknya motor listrik buatan Curtiss Motorcycles ini menggunakan Dewa-dewa sebagai namanya. Total ada 3 jenis motor listrik yang akan diperkenalkan yaitu Zeus dengan gaya Bobber dan Cafe Racer dan Hera dengan gaya retro.


Tenaga yang digunakan untuk menggerakkan motor listrik ini terletak pada komponen yang dipasang dibawah jok, sayangnya pihak Curtiss Motorcycles tidak menyebutkan spesifikasi baterai yang digunakan pada motor listrik ini.

Performa dari motor listrik Curtiss Zeus diklaim mencapai 190hp dan torsi 195 Nm, dan sekali pengisian penuh membuat motor listrik ini mampu menempuh jarak sejauh 450 km.


Bobot pada motor listrik ini mencapai 215kg, roda yang digunakan memakai spek roda belakang ukuran 240/45, untuk sokbreker depannya memakai fork girder yang dapat disetel. Sedangkan untuk bagian belakang ditopang oleh monoshock.

Kedua suspensi ini diikat dengan sasis mesin aluminium 6061-T6 yang dibalut bodywork berbahan serat karbon. Tinggi jok motor listrik ini adalah 724mm


Sementara untuk sektor keselamatannya, motor listrik ini menggunakan rem kaliper empat-piston dengan diameter cakram 230mm.

Motor listrik Zeus lah yang akan diperkenalkan terlebih dahulu, sementara hera akan menyusul selanjutnya. Motor listrik yang satu ini dibanderol dengan harga USD $60.000 atau jiak dirupiahkan mencapai Rp. 853 jutaan.

Apakah anda tertarik untuk mencoba motor listrik ini? Berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Sedan Atap Terbuka Tercepat dengan Tenaga Super



AGG- Sebuah perusahaan otomotif asal Inggris bernama Lister Motor Company mengklaim bahwa mereka telah menciptakan mobil sedan dengan atap terbuka paling cepat yang pernah mereka ciptakan.

Lister Motor Company mungkin bukan nama yang familiar bagi para pecinta otomotif di Indonesia, namun sebenarnya perusahaan otomotif ini telah ada sejak tahun 1954 dengan nama George Lister Engineering Limited.


Perusahaan otomotif asal Inggris ini mengeluarkan mobil terbarunya bernama Lister LFT-C yang tergolong dalam kelas supercar.

LFT-C ini dikembangkan dari basis LFT-666 Coupe yang sudah terlebih dahulu diluncurkan, kemudian pabrik Lister memodifikasinya dengan basis mesin Jaguar F-Type.

Lister kemudian melakukan sejumlah perubahan untuk menyesuaikan dengan gaya desain yang mereka miliki seperti melakukan perubahan di bumper depan, splitter depan, diffuser belakang, rear lip spoiler, wheel arches belakang yang bertambah, sampai grille berdesain baru yang semuanya menggunakan bahan serat karbon.

Untuk bagian ban, Lister menyematkan pelek alloy ringan yang dibalut ban Michelin. Lister juga melakukan perubahan setup untuk meningkatkan sistem suspensi dan pengereman agar sesuai dengan tenaga yang dihasilkan.


Sistem pada knalpot juga disesuaikan sesuai bespoke (pesanan pembeli) untuk menghasilkan suara yang sesuai dengan sang pemiliknya.

Lister memberikan kebebasan bagi pemilik pesanan mobil ini seperti pada pemilihan warna, desain pelek yang diaplikasikan.

Untuk bagian interior LFT-C ini dikerjakan secara langsung menggunakan tangan, menampilkan kulit Nappa dari perak solid yang ditempelkan pada penutup mesin dari setiap unit mobil ini.


Dengan menggunakan mesin milik Jaguar F-Type yaitu 5.0-liter V8 supercharger yang sanggup untuk mengeluarkan tenaga maksimal hingga 675 Hp. Tenaga maksimal ini juga sama seperti performa versi sebelumnya LFT-666.

Mobil sedan ini juga mampu berakselerasi dari 0-100km/jam hanya dalam waktu 3 detik dengan kecepatan maksimalnya 330km/jam.

Supercar ini dikabarkan akan diproduksi secara terbatas, yaitu hanya ada total 10 unit di dunia. Setiap unit akan diberikan nomor khusus di pelat silver pada mesin.

Harga dari LFT-C ini sendiri berkisar sekitar £ 139.000 atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 2,6 Miliar.

Motor Listrik Harley Davidson, LiveWire Siap Meluncur di Indonesia



AGG- Diperkenalkan pertama kali pada pameran sepeda motor EICMA 2018 di Milan, Italia motor listrik yang di produksi khusus oleh Harley Davidson ini dikabarkan akan segera meluncur di Indonesia.


Hal tersebut diungkapkan langsung Sahat Manalu selaku Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Authorized Dealer Harley-Davidson, dirinya mengatakan bahwa rencana tersebut dipastikan akan terlaksana karena menurutnya sebagai Anak Elang yang merupakan perpanjangan tangan dari Harley Davidson sendiri maka semua motor Harley pasti akan didatangkan ke Indonesia.


Motor listrik ini awalnya merupakan sebuah konsep di tahun 2014, namun siapa sangka 4 tahun berselang Harley Davidson benar-benar mendatangkannya dan mengumumkan spesifikasi resminya di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019 di Las Vegas, Amerika Serikat pada Januari lalu.

LiveWire ditenagai oleh baterai lithium ion, dan ada beberapa komponen yang ditanamkan memang merupakan komponen papan atas contohnya rem Brembo, Suspensi Showa, ban Michelin, sistem ABS yang dituning ulang untuk cornering, hingga traction control.


Motor listrik Harley-Davidson ini tidak menggunakan sistem kopling atau biasa disebut sistem perpindahan gigi, pengendara hanya cukup memutar tuas gas untuk membuat motor bergerak. Pengendara juga dapat mengisi daya motor melalui pengisi data level 1, jika terasa lama maka pengendara dapat memindahkannya ke pilihan pengisian daya yang lebih cepat yaitu level 2 atau 3 DC.

Berikut adalah beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh LiveWire ini :
- Dapat Melaju dari 0 hingga 100km Hanya Dalam Waktu 3 detik Saja
Pengendara akan mendapatkan tenaga instan saat menarik gas, tidak perlu melepas kopling, tidak perlu berpindah gigi, pengendara cukup menggerakkan tangan pada stang saja.

- Jangkauan Kota 225km
Motor listrik LiveWire menghadirkan baterai tegangan tinggi ( RESS; Rechargeable Energy storage System) yang terbuat dari sel litium-ion yang dikelilingi cover aluminium. Baterai tegangan tinggi ini memberikan jangkauan kota sepanjang 225km atau 142km dari gabungan jangkauan stop-and-go dan jalan raya

- Dua Cara Mudah untuk Mengisi Daya
Pengendara dapat menggunakan pengisi daya level 1 yang terpasang pada kabel daya untuk menyambung ke stopkontak standar manapun di rumah, kemudian isis daya penuh dalam semalam. Untuk pengisian daya yang lebih cepat, kunjungi stasiun DC Fast Charge level 3 untuk umum dimna saja untuk mengisi daya sebesar 80% dalam waktu 40 menit atau daya sebesar 100% dalam waktu 1 jam.

"Sudahkah Anda memainkan POKER hari ini?" AYO Coba Disini, Dijamin Ketagihan - LINK

- Advance Riding Technology System
Motor listrik yang satu ini dilengkapi dengan sistem Kontrol Sasis Electronik (ECC). Fungsi-fungsi terpisah dari ECC berkerja secara sama-sama untuk memberikan kepercayaan diri dan kontrol yang lebih besar kepada pengendara dalam situasi yang kurang ideal. Sistem ECC mengatus sistem rem ABS, TCS dam DSCS yang meningkatkan kemampuan menikung, dan dalam beberapa situasi memberikan fungsi kontrol stabilitas dengan memodulasi torsi pada roda belakang.

Adapun fitur yang akan dibawanya seperti :
- POWERTRAIN H-D REVELATION


Motor listrik LiveWire dapat menghasilkan 100% torsi terukurnya dalam sekejap. Torsi ini terletak dibawah baterai untuk mengurangi pusat gravitasi, sehingga pengendalian menjadi mudah.

- RANGKA RINGAN


Rangka aluminium memiliki sifat yang sangat kaku namun berkontribusi terhadap pengedalian yang akurat dan responsif, sehingga membuat motor listrik yang satu ini memberikan sensasi mendebarkan saat dikendarai.

- SUSPENSI YANG DAPAT DISESUAIKAN


Suspensi depan dan belakang dilengkapi dengan suspensi SHOWA performa tinggi yang dapat disesuaikan. Suspensi belakang menggunakan SHOWA Balanced Free Rear Cushion-lite (BFRC-lite) dan Separate Function Frok-Big Piston (SFF-BP) didepan.

- BAN SPORT H-D MICHELIN SCORCHER


LiveWire menggunakan ban Sport H-D Michelim Scorcher yang berkualitas premium dengan ukuran 180mm dibagian belakang dan 120mm dibagian depan. Ban yang digunakan dirancang khusus untuk meyempurnakan performa pengendalian motor listrik ini.

- TAMPILAN LAYAR SENTUH CANGGIH


Tampilan layar sentuh warna berukuran 10,9cm membuat pengendara selalu mendapatkan info terkini tentang kecepatan, jangkauan, status baterai, mendengarkan musik, navigasi dan masih banyak lagi. 
Selain itu ditawarkan juga tujuh mode berkendara, dimana empat diantaranya ditetapkan sebagai standar dari pabrik dan tiga mode lainnya dapat ditentukan oleh pengendara sendiri.


Harley Davidson LiveWire diperkirakan akan dibanderol sekitar USD 29.799 atau jika dirupiahkan mencapai Rp. 418,7 juta untuk pasar Amerika Serikat.

Apakah anda tertarik untuk mencoba motor listrik yang satu ini ? Jangan ragu untuk memberikan tanggapan anda di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

Suzuki Ertiga Sport Saingan Baru Mobil Low MPV



AGG- Suzuki seolah tidak mau ketinggalan untuk bersaing dengan produsen otomotif lainnya dikelas Low MPV. Sebelumnya dikelas Low MPV banyak sekali produsen otomotif yang mengeluarkan produk-produk terbaru mereka.

Sebut saja Toyota dengan Avanza terbaru, Daihatsu dengan Xenia terbaru serta Nissan dengan All New Livina terbarunya. Suzuki tidak tinggal diam dan mengeluarkan varian terbaru Suzuki Ertiga dengan tampilan yang sporty.

Sebelumnya Ertiga Sport ini sudah dikenalkan sebelumnya pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2018.


Dengan hadirnya varian ini otomatis membuat nama Suzuki kembali masuk ke persaingan Low MPV di Indonesia. Menariknya Suzuki Ertiga Sport ini dibalut dengan warna khusus hitam dan interior yang diusungnya juga berwarna hitam.

Setidaknya ada 11 bagian tambahan yang ada di varian Sporty baik itu di bagian eksterior maupun interior dan otomatis membuat varian yang satu ini menjadi varian termahal dari Suzuki Ertiga.

Namun menariknya menurut, Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales 4W, 11 tambahan yang terdapat pada varian Sporty tersebut juga bisa dipasangkan pada varian yang biasa namun dengan tambahan biaya sekitar Rp. 22 jutaan.

Sehingga jika pemilik kendaraan Suzuki Ertiga varian GX melakukan modifikasi ke varian Sport maka harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp. 22 jutaan, Karena memang diketahui sebelumnya varian Sport ini dibanderol lebih mahal Rp. 11 juta dibandingkan dengan varian termahal Ertiga sebelumnya yang dibanderol dengan harga Rp. 229,5 juta untuk transmisi manual dan Rp. 240 juta untuk transmisi otomatis.


Muncul sebuah berita dimana dikatakan bahwa kemunculan dari Suzuki Ertiga Sport ini digadang-gadang untuk menggantikan varian Ertiga Dreza yang sudah diberhentikan pemasarannya. Seperti yang diketahui bahwa varian Dreza merupakan varian yang lebih luxury dan tentu saja mahal.

Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, menurutnya memang sejak All New Ertiga dikenalkan pada tahun lalu varian Dreza sudah tidak dijual lagi alasannya karena pengembangan produk disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.


Varian Sport ini hadir bukan untuk menggantikan varian Dreza yang sudah tidak dipasarkan lagi, karena segmentasinya berbeda, Varian Dreza itu lebih ke luxury sedangakan Varian Sport ditujukan kepada keluarga muda yang ingin tampil lebih stylish dan berjiwa sporty dan harganya juga berbeda.

Dikarenakan varian Sport ini menjadi varian termahal dari Suzuki Ertiga maka, pihak SIS (Suzuki Indomobil Sales) memberikan diskon untuk Suzuki Ertiga Sport sekitar Rp. 10 jutaan. Alasannya sederhana karena pihak SIS menilai bahwa budaya dari masyarakat Indonesia memang mengharuskan adanya diskon pada setiap pembelian barang.

Disisi lain, ternyata pembelian mobil Suzuki Ertiga dinyatakan rata-rata memilih pembayaran secara kredit, sehingga dengan pemberian diskon dinilai akan membuat customer lebih mudah membawa pulang mobil ini.


Suzuki Ertiga Sport ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 241 juta sampai Rp 251,5 juta untuk transmisi otomatis.

Apakah anda tertarik untuk mencoba Ertiga Sport ini? Berikan tanggapan anda di kolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.