Showing posts with label Review Motor. Show all posts
Showing posts with label Review Motor. Show all posts

Super SOCO TS, Motor Listrik Asal Tiongkok yang Menawan



AGG- Pada gelaran IMOS 2018 lalu, terdapat banyak sekali motor-motor baru yang dikeluarkan oleh produsen otomotif dunia. Motor-motor baru tersebut banyak sekali menarik perhatian dari para pengunjung IMOS 2018, bahkan tak jarang banyak sekali yang langsung masuk kedalam daftar wishlist dari para pengunjung.

Hal tersebut tampaknya juga dialami oleh salah satu motor listrik asal Tiongkok yaitu Super SOCO TS dan TC, yang merupakan langkah awal dari Super SOCO untuk masuk kedalam pasar otomotif Indonesia.


Meski tak seterkenal merk lain yang sudah lama berkecimpung di pasar otomotif dunia dan respon yang diterima oleh Super SOCO ternyata sangat baik karena produk mereka berbeda dengan kebanyakan motor listrik lainnya dimana Super SOCO hadir dengam balutan desain motor streetfighter, bahkan yang menambahkan ketertarikannya adalah adanya beberapa fitur modern yang ternyata juga tersemat di motor ini.


Motor listrik ini berdesain modern dengan mengedepankan aura futuristik sehingga mampu memikat hati para pengunjung IMOS 2018.

Dengan mengusung baterai berkapasitas 26 Ah 60 volt dan bersistem elektrik milik BOSCH, tenaga yang dikeluarkan juga sangat memuaskan .


Produsen otomotif yang membawa motor listrik ini masuk ke Indonesia adalah salah satu merk distributir komponen Aftermarket Mitra 2000.

Kali ini AGG ingin membedah tentang motor listrik Super SOCO TS dimulai dari mesin,dimensi hingga fitur yang dibawanya, yuk langsung saja disimak.
Berikut adalah spesifikasi resmi dari Super SOCO TS :

SPESIFIKASI DARI SUPER SOCO TS

MESIN
  • Tipe Mesin : Electrik Hubmotor BOSCH dengan baterai Li-Ion berdaya 26 Ah 60 volt
  • Jarak Tempuh : 80km-160km (2 baterai)
  • Tenaga Maksimal : Up to 2400 Watt
  • Torsi Maksimal : 120 Nm
  • Kecepatan Maksimal : 45km/jam
  • Jenis Bahan Bakar : Baterai (listrik)
  • Starter : Elektrik
  • Lama Pengisian Baterai : 5 jam (charger 230 volt)
DIMENSI
  • Panjang : 1,889mm
  • Lebar : 702mm
  • Tinggi : 1,300mm
  • Jarak Sumbur Roda : 1,320mm
  • Tinggi Jok : 770mm
  • Ground Clearance : 198mm
RANGKA & KAKI-KAKI
  • Tipe Rangka : Underbone
  • Suspensi Depan : Upside Down Adjustable Racing Grade
  • Suspensi Belakang : Mono Shock
  • Ban Depan : 70/100 - 17inci
  • Ban Belakang : 100/70 - 17 inci
  • Rem Depan : Hydrolic Double Piston
  • Rem Belakang : Hydrolic Double Piston
Melihat spesifikasi diatas, motor listrik ini mempunyai spesifikasi yang tidak jauh berbeda dari motor konvensional.

Motor listrik yang satu ini mengusung konsep moge street fighter yang terkesan sangat modern, terlihat dari headlamp yang sudah berteknologi LED yang mampu memproyeksikan hingga 28.000 Candela via 6 modul LED cahaya berlapis kaca sehingga penerangan yang diberikan akan sangat maksimal. 


Super SOCO TS juga dilengkapi dengan sebuah bagasi penyimpanan yang efektif dan sangat kompatibel sebagai ruang untuk membawa bawaan pengendara.

Dibawahnya terdapat sebuah ruang baterai yang tertutup tirai cover dengan sangat rapi dan rapat, jok yang digunakan juga merupakan jok modern yang dibuat meninggi serta meruncing kebelakang guna memberikan kenyamanan bagi pengendara motor listrik ini.


Pada bagian belakang motor ini juga terdapat stoplamp yang tentu saja menggunakan teknologi LED untuk memberikan pencahayaan secara maksimal tanpa mengganggu pengendara lain dibelakang. 

Super SOCO TS mengusung speedometer yang Full Digital dengan layar LCD yang sangat modern dan elegan, dimana pada panel indikator tersebut menampilkan beberapa informasi penting seperti jarak tempuh, kecepatan km/jam, suhu baterai, jam digital, indikator kapasitas daya baterai, dan terakhir mode berkendara.


Kemudian pada panel tersebut juga terdapat beberapa lampu indikator pada umumnya yaitu lampu utama/jarak jauh, lampu netral dan lmpu sein.

Untuk dimensinya motor listrik ini memiliki ukuran yang termasuk ideal dengan panjang 1,889mm, lebar 702mm dan tinggi 1,300mm serta memiliki jarak sumbu roda sebesar 1,320mm. Dengan dimensi tersebut pihak produsen yakin bahwa pengendara akan merasa sangat nyaman ketika berkendara serta dapat berakselerasi dengan cepat pula.

Untuk menambah kenyamanan dari pengendara maka motor listrik ini juga dilengkapi dengan ketinggian tempat duduk sebesar 770mm dan untuk ground clearancenya sendiri sebesar 198mm guna mencegah terjadinya gesekan pada bagian bawah motor listrik ini.


Suspensi yang digunakan pada motor ini adalah suspensi yang sudah terkenal akan ketahanannya. Dibagian depan motor listrik ini akan menggunakan suspensi Upside Down Adjustable Racing Grade sedangkan untuk bagian belakang akan menggunakan suspensi Mono Shock. 

Kedua suspensi ini sudah terbukti mampu menahan getaran atau goncangan saat motor melewati jalanan yang tidak rata. Guna melengkapi kekokohan dari motor listrik ini maka produsen melengkapinya dengan menggunakan velg berukuran 17 inci yang kemudian akan dibalut dengan ban berukuran 70/100 pada bagian depan dan 100/70 pada bagian belakang.

Disektor keselamtan, motor listrik ini dilengkapi dengan rem Hydrolic Double Piston pada bagian depan dan belakang motor sehingga dapat memberikan pengemerman maksimal.


Disisi dapur pacu, motor listrik ini menggunakan baterai handal Li-Ion (Lithium Ion) bermerk Panasonic/Samsung/LG dengan daya 26 Ah bervoltage 60 volt yang juga dilengkapi dengan motor listrik tipe Electrik Hubmotor BOSCH. 

Baterai Li-Ion tadi akan disokong oleh platform Field Oriented Control (FOC) sebagai power management. Daya maksimum yang dapat dikeluarkan motor listrik ini adalah Up to 2400 Watt dengan top speed 45 km/jam dan torsi 120 Nm.

Jika baterai motor listrik ini habis maka pemilik dapat melakukan pengisian daya baterai dengan waktu sekitar 5 jam saja dengan tegangan charger 230 volt.


Harga yang ditawarkan oleh Super SOCO TS ini terbilang masuk akal apalagi dengan spesifikasi yang dibawanya, jika dilihat sekilas tampaknya spesifikasi yang dibawa motor listrik ini hampir saja sama dengan motor konvensional umumnya, karenanya itu motor listrik ini dibanderol dengan harga Rp. 36,5 jutaan OTR Jakarta. Dengan hadirnya motor listrik ini maka bisa dibilang bahwa kendaraan listrik sebentar lagi mungkin akan menggantikan peran dari kendaraan konvensional.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba motor listrik yang satu ini ? Yuk berikan tanggapan Anda di kolom COMMENT dan jangan lupa juga untuk di SHARE.


Royal Enfield Bullet 500 EFI, Motor Retro dengan Teknologi Masa Kini



AGG- Siapa sih yang tidak kenal dengan merk motor terkenal didunia yaitu Royal Enfield ? AGG sangat yakin para pecinta otomotif di Indonesia pasti tahu dan kenal betul dengan merk yang satu ini.

Nama merk ini juga merupakan pesaing serius dari merk moge terkenal di dunia yaitu Harley Davidson, nah kali ini AGG akan mereview salah satu dari motor retro yang dikeluarkan oleh Royal Enfield ini.

Motor tersebut adalah Royal Enfield Bullet 500 EFI, motor retro ini menjadi produk andalan dari perusahaan otomotif asal Inggris tersebut.

Motor retro ini diklaim juga menjadi satu-satunya motor retro asal Inggris yang sudah menggunakan teknologi Electrik Fuel Injection (EFI). Dengan teknologi ini tentu saja peforma yang dihasilkan akan lebih maksimal dan juga hemat bahan bakar.


Dengan teknologi tersebut juga menghilangkan rasa khawatir para pecinta otomotif dunia yang mencap motor retro boros bahas bakar.

Royal Enfield Bullet 500 EFI ini sendiri merupakan perpaduan sempurna antara styling Bulgar yang megah dengan peforma menakjubkan dan kehandalan dengan elemen teknologi terbaru.

Kehadiran motor ini juga disambut dengan baik oleh para penggemar otomotif dunia. Hal ini dikarenakan motor retro ini memiliki desain yang sangat unik dan elegan namun tetap modern. Selain itu juga motor ini sudah dilengkapi dengan beberapa fitur pilihan yang akan membuat tampilan motor menjadi semakin unik dan klasik.

Berikut adalah spesifikasi dari Royal Enfield Bullet 500 EFI :

SPESIFIKASI DARI ROYAL ENFIELD BULLET 500 EFI

MESIN
  • Tipe Mesin : Satu Silinder, 4 tak
  • Kapasitas : 499cc
  • Rasio Kompresi : 8.5 : 1
  • Diameter x Langkah : 84mm x 90mm
  • Tenaga Maksimal : 27.2 bhp @ 5250rpm
  • Torsi Maksimal : 41.3 Nm @ 4000rpm
  • Sistem Injeksi : Injeksi Bahan Bakar Elektronik Keihin
  • Sistem Starter : Elektrik / Tendang
  • Transmisi : 5 Kecepatan Constant Mesh
DIMENSI
  • Panjang : 2200mm
  • Lebar : 800mm
  • Tinggi : 1100mm
  • Jarak Sumbu Roda : 1370mm
  • Tinggi dari Tanah : 135mm
  • Berat : 187kg
  • Kapasitas Tangki : 14,5 Liter
RANGKA & KAKI-KAKI
  • Tipe Rangka : Downtube Single
  • Suspensi Depan : Telescopic fork 35mm, 130mm travel
  • Suspensi Belakang : Twin Gas Charged Shock Absorbers with 5 step Adjusable Preload, 80mm travel
  • Rem Depan : rem Cakram 280mm DISC, 2-Piston Caliper
  • Rem Belakang : Tromol 153mm, Single Piston Caliper
  • Ban Depan : 90/90-19M / C52V
  • Ban Belakang : 110/80V 18M / C58V
KELISTRIKAN
  • Sistem pengapian : Pengapian Digital Elektronik
  • Sistem Listrik : 12 vold - DC
  • Baterai : 12 volt, 14 Ah
  • Lampu Depan : 60 W / 55 W, Halogen
  • Lampu Belakang : 21 W / 5 W
Melihat spesifikasi di atas dapat terlihat pada motor retro ini memang memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya spesial. 

Jika dilihat dari desainnya khususnya bagian depan Royal Enfield membekalinya dengan model headlamp Halogen yang berbentuk bulat dan mengusung gaya Nacelle Series yang semakin memperkuat kesan klasik. 


Kemudian ada 2 lampu sein yang ditempatkan sedikit dibagian bawah samping kanan dan kiri dari lampu utama yang membuatnya tampak atraktif. 

Dibagian samping tampak tangki bahan bakar yang dibuat simpel sama dengan motor klasik umumnya dan tangki bahan bakar pada motor retro ini sanggup menamping bahan bakar sebanyak 14.5 Liter. 


Dibawah tangki bahan bakar ini tampak susunan blok mesin yang sudah dilapisi oleh krom sehingga tampak kuat dan kokoh, pada bagian jok motor ini juga dibuat khas motor klasik pada umumnya. Jok yang memanjang serta simpel dan sedikit meninggi di area jok penumpang.

Dibagian belakang motor ini juga dibuat sangat unik khas motor klasik dengan stop lamp membulat  dan disampingnya terdapat 2 lampu sein juga. 


Melihat ke bagian speedometernya, speedometer pada motor retro ini sangat simpel layaknya motor klasik pada umumnya. Speedometer tersebut akan menampilkan beberapa informasi singkat dan penting seperti kecepatan, jarak tempuh, indikator lampu netral, indikator lampu sein, lampu jarak jauh dan indikator bahan bakar. 


Motor klasik ini memiliki dimensi yang sama seperti motor klasik pada umumnya dengan panjang 2140mm, lebar 800mm dan tinggi 1080mm. Jarak sumbu roda yang dimiliki adalah sebesar 1370mm dengan ground clearance sebesar 135mm.Berat pada motor klasik ini sendiri sebesar 187kg.


Rangka yang digunakan pada Royal Enfield Bullet 500 EFI adalah rangka Single Downtube yang pas untuk menopang motor klasik. Kemudian suspensi yang digunakan juga merupakan suspensi terbaik yang dipercaya bisa meredam getaran yang terjadi ketika motor melewati jalanan tidak rata. 

Pada suspensi depan motor klasik ini menggunakan Telescopic fork 35mm, 130 travel sedangkan untuk bagian belakang motor klasik ini menggunakan Twin Gas Charged Shock Absorbers with 5 step Adjustable Preload, 80mm travel. 


Dibagian ban, motor klasik ini mengandalkan velg dan ban dengan ukuran 90/90-19M / C52V untuk bagian depan dan untuk bagian belakang menggunakan ukuran 110/80V 18M / C58V. 

Disektor keselamatan rem Cakram 280mm DISC, 2-Piston Caliper terpasang dibagian depan dan rem Cakram 240mm DISC, Tromol 153mm Single Piston Caliper untuk dibagian belakang sudah terpasang di motor klasik ini juga. Kedua rem ini sudah menggunakan teknologi dual ABS. 


Mesin yang dibawa motor klasik ini adalah mesin Silinder Tunggal 4 langkah dengan kapasitas 499cc. Mesin tersebut nantinya akan dikawinkan dengan Transmisi 5 percepatan Constant Mesh. Tenaga maksimal yang dapat dihasilkan dari mesin ini adalah 27.2bhp pada putaran mesin 5250rpm dan torsi maksimum mencapai 41.3 Nm pada putaran mesin 4000rpm. 

Harga untuk motor klasik Royal Enfield Bullet 500 EFI ini mencapai angka Rp. 81.3 juta. Sebuah harga yang fantastis untuk ukuran motor klasik, namun jika melihat kepada spesifikasi yang ditawarkan rasanya cukup cocok dibanderol dengan harga seperti itu. 

Apakah anda tertarik untuk membeli motor ini ? Berikan tanggapan anda kepada kami di kolom COMMENT dan jangan lupa juga untuk di SHARE.


Yamaha VMAX, Moge Ghost Rider II



AGG- Ghost Rider mungkin adalah pahlawan yang disukai oleh beberapa orang, disamping seram ternyata dia juga baik hati. Tidak lengkap rasanya jika ingin membahas Ghost Rider tapi tidak membahas tentang motor yang dipakainya.

Motor yang dipakai untuk film Ghost Rider II ini adalah moge produksi Yamaha yaitu Yamaha VMAX yang kemudian di rombak untuk menyesuaikan dengan karakter motor Ghost Rider yaitu Hell Cycle yang datang dari neraka.


Yamaha VMAX ini sebenarnya sudah resmi diluncurkan pada 22 November 2013 yang lalu, namun AGG tertarik untuk membahasnya karena moge yang satu ini ternyata sangat gahar dan keren.

Generasi pertama dari Yamaha VMAX diluncurkan pada tahun 1985 dengan nama Yamaha V-Max, yang kemudian pada tahun 2009 sampai sekarang berganti menjadi VMAX.


Namun seiring dengan berkembangnya zaman apalagi saat ini sudah dijaman teknologi, Yamaha pun tidak ketinggalan dalam mempermak kembali Yamaha VMAX sehingga kemudian versi terbaru muncul pada tahun 2016.

Moge ini memiliki desain yang sangat gagah dan kesan kekar sangat kuat ketika melihat desain pada moge yang satu ini. Moge ini juga memiliki tampilan ala moge dari Amerika latin yang terkenal kalsik dan tentu saja keren.

Setelah mengalami beberapa perubahan, tentu saja versi terbaru dari Yamaha VMAX ini juga membawa teknologi yang tidak kalah gagah juga. Teknologi ini tentu saja akan mendongkrak performa dari moge ini juga sehingga menjadi lebih optimal.

Berikut adalah spesifikasi dari Yamaha VMAX :

SPESIFIKASI YAMAHA VMAX

MESIN
  • Tipe Mesin : 4 Silinder, 4 tak, DOHC, 4 katup, Liquid Cooled
  • Kapasitas : 1.679cc
  • Diameter x Langkah : 90,0mm x 66,0mm
  • Perbandingan Kompresi : 11,3 : 1
  • Daya Maksimum : 147,2 kW / 9.000rpm
  • Torsi Maksimum : 166,8 Nm / 6.500rpm
  • Sistem Starter : Electric Starter
  • Sistem Pelumasan : Basah
  • Sistem Pembakaran : Electronic Fuel Injection
  • Sistem Transmisi : Constant Mesh, 5-Speed
DIMENSI
  • Panjang : 2.395mm
  • Lebar : 820mm
  • Tinggi : 1.190mm
  • Berat Basah : 310 kg
  • Jarak Sumbu Roda : 1.700mm
  • Jarak Terendah ke Tanah : 140mm
  • Tinggi Tempat Duduk : 775mm
  • Kapasitas Tangki BBM : 15 Liter
RANGKA & KAKI-KAKI
  • Tipe Rangka : Aluminium, Diamond Shaped
  • Suspensi Depan : Telescopic Fork, berukuran 52mm
  • Suspensi Belakang : Monoshock with Link Suspension
  • Ban Depan : 120/70 R18 M/C 59V
  • Ban Belakang : 200/50 R18 M/C 76V
  • Rem Depan : Hydraulic dual DISC, 320mm
  • Rem Belakang : Hydraulic single DISC, 298mm
  • Front Travel : 120mm
KELISTRIKAN
  • Sistem Pengapian : Transistor Control Ignition (TCI)
Versi terbaru dari Yamaha VMAX resmi meluncur pada tahun 2016 dan hadir dengan warna baru yang semakin sportif sekaligus gagah. Tampilan futuristik sudah dapat dilihat dengan jelas pada tampilan depan moge ini yang juga mengusung headlamp yang sudah menggunakan teknologi LED.


Jika dilihat dari samping moge ini akan terlihat sangat keren sekali, mustahil rasanya bagi pecinta otomotif untuk tidak mengagumi moge ini. Tangki yang dibuat besar dan mampu menampung kapasitas bahan bakar hingga 15 liter. Dengan desain yang lebih tinggi dari joknya dan stang yang dibuat sedikit lebih tinggi mencerminkan motor ini mempunyai elemen layaknya Harley Davidson yang terkenal.


Dibawah tangki juga terlihat tersusun blok mesin yang rapi dan membuat kesan kekar yang sangat kuat. Pada bagian jok moge ini terlihat menurun untuk pengendara yang dimana terlihat sekali bagaimana pihak Yamaha ingin agar pengendara moge ini merasa nyaman ketika mengendarai moge ini.


Dibagian belakang moge ini juga terdapat stoplamp unik yang tentunya juga sudah dilengkapi dengan teknologi LED. 


Moge ini memiliki panjang 2.395mm dengan lebar 820mm serta tinggi 1.190mm yang dimana merupakan dimensi yang ideal untuk motor cruiser. Berat moge ini sekitar 310kg dan memiliki jarak sumbu roda sebesar 1.700mm. Tinggi daripada jok motor ini sekitar 775mm serta mempunyai jarak terendah ketanah sebesar 140mm yang praktis akan membuat motor ini nyaman dikendarai dijalanan tidak rata. 


Speedometer pada moge yang satu ini menggunakan panel digital dan tachometer analog yang mampu menampilkan informasi seperti pengukur bahan bakar, odo meter, jam, dual trip meter, suhu, peralatan indikator, stopwatch.



Mesin yang dipakai motor ini mengusung mesin 4 Silinder, 4 tak, DOHC, 4 katup yang membuatnya mampu mengeluarkan tenaga maksimum hingga 147,2 kW pada putaran mesin 9.000rpm dengan tosi yang mencapai 166,8 Nm pada putaran mesin 6.500rpm. 

Selain itu juga moge yang satu ini dibekali dengan teknologi terbaru dari Yamaha yakni teknologi WBSK yang dilengkapi juga dengan teknologi khas MotoGP yaitu Yamaha Chip Controlled Intake (YCC-I) dan Yamaha Chip Controlled Throttle (YCC-T).

Kedua teknologi itu mampu mengatur penggunaan bahan bakar secara real-time dan otomatis membuat moge ini mendapatkan kekuatan maksimal dengan sebuah sistem katup "Fly-Be-Wire" yang membuatnya dapat berakselerasi lebih presisi. 


Ditambah lagi dengan adanya Electronic Fuel Injection yang juga membuat moge ini sangat ramah lingkungan dan pastinya irit bahan bakar. Moge ini juga mampu melaju dengan kecepatan tertingginya sekitar 270 km/jam.

Pada bagian rangka, moge ini menggunakan rangka jenis Diamond Shaped yang berbahan dasar aluminium ringan sehingga motor ini akan terasa sangat ringan juga ketika dikendarai. Rangka jenis ini termasuk rangka yang sangat kokoh dan kuat sehingga mampu menahan berat dari moge ini yang tergolong cukup berat.

Suspensi yang digunakan juga merupakan suspensi dengan daya tahan yang tinggi dan terkenal dengan kemampuan untuk meredam getaran yang terjadi ketika moge dibawa ke jalanan tidak rata.
Pada bagian depan moge ini menggunakan suspensi Telescopic Fork berdiameter 52mm yang berlapiskan oksida titanium dan dibagian belakang menggunakan suspensi tipe Monoshock dengan Link Suspension. 


Di bagian ban dari moge ini menggunakan ban tubeless berukuran 120/70 R18 untuk bagian depan dan untuk bagian belakang menggunakan ban tubeless berukuran 200/50 R18. Dengan ukuran ban yang dibawanya, speke yang dihasilkan moge ini menjadi lebih mantap. 

Disektor keselamatan, moge ini menggunakan rem depan berjenis Hydraulic dual DISC dan Hydraulic single DISC pada bagian belakang. Kedua rem ini tentu saja sudah dilengkapi dengan teknologi rem ABS (Anti-Lock Brake System) untuk mencegah ban terkunci. 


Melihat komponen serta fitur yang dibawanya ini wajar saja jika harga daripada moge ini sangatlah mahal, apalagi untuk ukuran moge yang sudah masuk ke film Box Office. Kepamoran moge ini di film Ghost Rider II juga pastinya akan mempengaruhi harganya.

Moge ini dibanderol dengan harga yang sangat fantastis yakni sekitar Rp. 500 juta. Harga yang sangat jauh dari kantong pecinta otomotif di Indonesia. Namun jangan lupa dengan fitur yang dibawanya juga moge ini sangatlah keren dan gagah.

Apakah anda tertarik untuk mencoba moge ini? Jangan ragu untuk memberikan tanggapan Anda dikolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.


Viar Vintech 250, Motor Retro dari Pabrik Indonesia



AGG- Salah pabrikan motor asal Indonesia, Viar muncul pada ajang GIIAS 2018 dan memperkenalkan motor barunya yang diberi nama Viar Vintech 250. Konsep yang dibawa oleh motor ini adalah Cafe Racer dengan desain retro.

Kemunculan Viar Vintech 250 ini digadang-gadang untuk bersaing dengan motor asal Kawasaki yaitu W175 yang sudah duluan diluncurkan. Mengingat bahwa untuk pasar motor retro masih belum ada pesaing yang kuat untuk Kawasaki ini.

Sekilas terlihat sangat jelas sekali bahwa motor yang satu ini merupakan motor retro bergaya Cafe Racer dalam balutan desainnya.


Melihat antusias dari para pecinta otomotif Indonesia terhadap motor retro membuat Viar berani untuk membuat Viar Vintech 250 dengan harga yang cukup terjangkau dan sudah terbilang canggih dan cukup mumpuni.

Belakangan ini memang motor retro menjadi pasar yang cukup menjanjikan di Indonesia, pasalnya banyak sekali anak muda yang tertarik untuk membeli motor retro dibandingkan motor sport.

Motor ini akan mengusung mesin 249,9 cc 4-tak dengan tipe SOHC 2-katup dan berpendingin udara.dan dapat berlari dengan tenaga yang cukup besar.

Selain itu Viar Vintech 250 ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur yang fungsional untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengendaranya.

Berikut adalah spesifikasi dari Viar Vintech 250 :

SPESIFIKASI VIAR VINTECH 250

MESIN
  • Tipe Mesin : 4 langkah, SOHC 2 katup
  • Kapasitas : 249cc
  • Perbandingan Kompresi : 9,3 : 1
  • Rasio Kompresi : 72 x 61,4mm
  • Power Maksimum : 15kW/8500rpm
  • Torsi Maksimum : 18Nm/ 6500rpm
  • Tipe Kopling : Multi Wet Clutch
  • Kapasitas Oli : 1,1 liter
  • Starter : Electric Starter
  • Transmisi : 5-Speed
  • Sistem Bahan Bakar : Karburator
DIMENSI
  • Panjang : 1.920mm
  • Lebar : 770mm
  • Tinggi : 1.080mm
  • Berat : 126kg
  • Jarak Sumbu Roda : 1.300mm
  • Jarak Terhadap Tanah : 160mm
  • Kapasitas Bahan Bakar : 15 Liter
RANGKA & KAKI-KAKI
  • Tipe Rangka : Diamond
  • Suspensi Depan : Upside Down
  • Suspensi Belakang : Suspensi Ganda
  • Velg / Ban Depan : 90/90 R17
  • Velg / Ban Belakang : 120/80 R17
  • Rem Depan : DISC Brake
  • Rem Belakang : DISC Brake
Kesan retro gagah tampak dalam desain motor Viar Vintech 250 ini. Kesan tersebut tampak dari lampu depan atau headlamp berbentuk bulat dengan panel lampu LED yang semakin membuat motor ini terkesan tegas.
 
 
Stang yang digunakan pada motor ini menggunakan stang model jepit yang semakin menunjukkan konsep Cafe Racer. Motor ini juga sudah menggunakan tangki bahan bakar berkapasitas 15 liter. 


Dibagian tengah terdapat jok berwarna coklat dengan aksen jahitan dan pada bagian ujungya dibuat menukik. Dibawah tangki 15 liter itu tersusun blok mesin yang rapi seperti motor klasik umumnya.



Pada bagian stop lamp dirancang mengikuti alur jok yang membuat kesan retronya semakin kuat ditambah dengan lampu sein kanan dan kiri yang terdapat disampingnya. 

Speedometer yang diusung oleh motor ini sangat simpel dengan panel full Digital yang menampilkan beberapa informasi penting antara lain kecepatan km/jam, rpm, trip meter, jarak tempuh, posisi gearbox, dan indikator bahan bakar. 


Disamping itu juga terdapat beberapa indikator umum seperti lampu netral, lampu bahan bakar. Konsep yang digunakan juga merupakan perpaduan antara konsep modern dengan gaya retro.

Motor ini memiliki dimensi yang cukup bagus dengan panjang 1.920mm, lebar 770mm dan tinggi 1.080mm, dan juga mempunyai jarak sumbu roda sebesar 1.300mm. 

Bobot yang dimiliki oleh motor ini sebesar 126kg dengan ground clearance setinggi 160mm membuat motor ini sangat nyaman untuk dikendarai. 


Bagian rangka motor ini mengusung rangka Diamond yang terkenal kokoh dan untuk bagian suspensi motor ini menggunakan suspensi handal Upside Down dibagian depan dan suspensi Ganda pada bagian belakang. Kedua suspensi ini sangat mampu membuat motor menjadi stabil dengan sanggup meredam getaran yang terjadi ketika motor berjalan di jalanan tidak rata. 


Untuk bagian velg dan ban, motor ini sendiri menggunakan velg 17 inci pada masing-masnig ban dan untuk bagian depan dilengkapi dengan ban berukuran 90/90 R17 dan untuk bagian belakang menggunakan ban berukuran 120/80 R17. Untuk menjaga keselamatan pengendara, Viar melengkapi motor ini dengan rem Disc Brake (Cakram) pada bagian depan dan belakang. 

Mesin motor ini mengusung mesin 4 langkah bertipe SOHC 2 katup yang berkapasitas kubikasi 249cc dan berpendingin udara. Memiliki transmisi 5 percepatan Multiple Wet Clutch dan mampu menyemburkan tenaga besar 15 kW per 8.500rpm dengan torsi puncak 18 Nm per 6.500rpm yang sangat gahar untuk motor retro. 


Sayangnya motor ini masih menggunakan sistem suplai bahan bakar karburator yang membuatnya tidak seperti motor saat ini yang rata-rata sudah menggunakan Fuel-Injection sehingga ramah lingkungan. 

Harga motor ini tidaklah mahal, dengan segala teknologi yang sudah disematkan pada motor ini dibanderol dengan harga Rp. 30 juta. Sangat ramah kantong bukan? 

Apakah Anda tertarik untuk membeli motor ini? Jangan ragu untuk memberitahu kami di kolom COMMENT dan jangan lupa di SHARE.


Yamaha SR400, Motor Old School Yamaha



AGG- Motor retro akan selalu mempunyai tempat khusus dihati para pecinta otomotif di dunia. Terbukti belakangan ini banyak sekali motor retro yang dirombak kembali oleh para produsen otomotif untuk memuaskan keinginan pecinta otomotif di dunia.

Sebut saja salah satunya Yamaha, produsen otomotif asal Jepang ini kembali meluncurkan satu motor retronya yang bernama Yamaha SR400. Sekedar informasi tambahan, motor retro ini sudah pernah diluncurkan pada tahun 1978.


Kali ini Yamaha menghadirkan SR400 dengan membawa sejumlah perubahan namun tidak dengan desainnya, karena akan menghilangkan kesan retro pastinya.

Meski kapasitas mesinnya yang terbilang lumayan besar, namun nyatanya motor ini masih menggunakan mesin 1 silinder. Tapi meskipun hanya dengan 1 silinder, pihak Yamaha memastikan bahwa performa dari SR400 tetap powerfull.


Berbagai teknologi terkini pun sudah terpasang sehingga membuat motor ini menjadi lebih modern dan inovatif. Tampilan desain yang begitu unik dengan kesan garang dan menawan yang dibawa motor ini berhasil membuat pecinta otomotif dunia terkagum-kagum.

Yamaha SR400 sendiri sudah dilengkapi dengan teknologi Fuel Injection yang memang sudah menjadi standar wajib untuk motor masa kini. Selain dinilai dapat menghemat bahan bakar, tentunya juga ramah lingkungan, mengingat jika motor retro dulu masih belum ada yang dilengkapi dengan teknologi seperti ini.
 
Berikut adalah spesifikasi dari Yamaha SR400 :

SPESIFIKASI YAMAHA SR400

MESIN
  • Tipe Mesin :  Air-cooled four-stroke single, SOHC; 2 valves
  • Kapasitas : 399cc
  • Diameter x Langkah : 87.0mm x 62.7mm
  • Rasio Kompresi : 8.5 : 1
  • Pengapian : TCI : Transistor Controlled Ignition
  • Sistem Bahan Bakar : FI (Fuel Injection)
  • Starter : Kick Starter
  • Transmisi : 5-Speed; Multi-plate wet clutch
DIMENSI
  • Panjang : 2.085mm
  • Lebar : 750mm
  • Tinggi : 1.095mm
  • Tinggi Tempat Duduk : 785mm
  • Jarak Sumbu Roda : 2.400mm
  • Jarak Terendah : 130mm
  • Berat : 174kg
  • Kapasitas Tangki : 12L
RANGKA & KAKI-KAKI
  • Suspensi Depan : Telescopic fork; 5.9-in travel
  • Suspensi Belakang : Dual Shock Swingarm; 4.1-in travel
  • Rem Depan : Hydraulic Single DISC Brake, 298mm
  • Rem Belakang : 150mm drum
  • Ban Depan : 90/100-18M/C 54S
  • Ban Belakang : 110/90-18/C 61S
 
Dengan tidak mengubah desain dari motor ini nyatanya semakin membuat motor ini menjadi gagah dan menawan. Tampak dari depan terpasang headlamp berbentuk bundar khas retro dengan spakbor berwarna chrome yang terpasang pada bagian depan serta belakang motor. 

Sayangnya lampu Yamaha SR400 masih belum menggunakan teknologi LED, namun mungkin alasan Yamaha tidak menyematkannya adalah karena ingin kesan retro yang nyata, dan lampu headlmap yang dipasang sudah cukup untuk memberikan penerangan maksimal.


Dilihat dari samping tampak desain tangki bahan bakar yang cukup besar dengan mampu menampung bahan bakar hingga 12 liter. Jok yang dipakai pada Yamaha SR400 ini mengusung jok simpel yang dibuat memanjang mengikuti desain dari tangki bahan bakarnya. 

Tampak juga susunan blok mesin berlapis chrome yang rapi terhias dibawah tangki bahan bakar. Pada bagian belakang tidak ada perubahan yang signifikan dari versi terdahulu dengan masih menggunakan stoplamp klasik.

Ukuran dari Yamaha SR400 adalah dengan panjang 2.085mm, lebar 750mm dan tinggi 1.095mm. Berat dari motor ini sendiri mencapai 174kg, dengan jarak sumbu antar roda sebesar 2.400mm. Posisi riding motor ini dipastikan akan nyaman dengan tinggi tempat duduk yang dibuat mencapai 785mm. 

Layaknya motor retro yang lainnya jarak terendah ke tanah dari motor ini sebesar 130mm yang membuatnya dapat melaju dengan leluasa di jalanan berlobang. Untuk menyalakan motor ini masih menggunakan teknik jadul yaitu dengan Kick Starter yang makin membuat kesan retronya semakin kuat.


Speedometer pada motor ini masih sama dengan versi dahulu yaitu menggunakan dua buah panel indikator yang menawan dan informatif. Pada panel bagian kiri akan menampilkan informasi seputar Jarak Keseluruhan, Jarak Tempuh, Kecepatan Km/jam/Mph dan indikator bahan bakar. Pada panel bagian kanan akan memberikan informasi berupa Kecepatan x1000r/min, Indikator lampu netral, Lampu jarak jauh dan Lampu sein. 

Pada bagian suspensi dapat terlihat Yamaha menggunakan suspensi yang kokoh untuk menunjang berat dari motor ini. Dibagian depan terpasang suspensi handal berupa Telescopic forks, 150mm travel dan bagian belakang juga terpasang suspensi yang tak kalah handal yaitu Swingarm, dual shocks,105mm travel. Kedua suspensi ini dipastikan kokoh dan mampu meredam getaran yang terjadi pada motor ini.


Bagian ban Yamaha SR400 mengandalkan ban Tubeless dengan ukuran 90/100-18M/C 54S pada bagian depan dan 110/90-18M/C 61S pada bagian belakang. Untuk faktor keselamatan motor ini menggunakan rem Hydraulic single disc,298mm dibagian depan dan rem tipe Drum 150mm pada bagian belakang.


Salah satu bagian dari motor yang bertugas menggerakkan motor adalah mesin, nah pada bagian mesin dari Yamaha SR400 ini mengandalkan mesin bertipe SOHC 4 langkah 2 katup dan berpendingin cairan serta memiliki kapasitas sebesar 399cc. 

Mesin tersebut dilengkapi dengan sistem transmisi Constant Mesh 5 perpecepatan yang membuat tenganya besar. Tak lupa juga dengan adanya teknologi Fuel Injection membuat motor ini menjadi hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. 

Untuk harga dari Yamaha SR400 sendiri karena masih belum dihadirkan di Indonesia maka, AGG mengambil harga dari pasar luar negri yaitu sekitar US$5.990 atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 68 jutaan. Dan tak menutup kemungkinan juga nantinya akan ada perbedaan harga ketika masuk ke pasaran Indonesia. 


Para pecinta otomotif Indonesia pastinya akan sangat menanti motor ini masuk ke pasaran mengingat bahwa motor retro klasik banyak peminatnya di Tanah Air, baik itu digunakan atau dipajang menjadi koleksi. 

Sekian Review dari Yamaha SR400, Jangan malu untuk berkomentar di kolom COMMENT dan SHARE artikel ini agar banyak orang yang mendapatkan informasi ini. 
Terima Kasih